Korset dan Lima Hal tentang Langsing

Assalaamu'alaikum...

Siapa di sini yang tidak bermasalah sama lingkar perut? Yaa perut gendut, buncit, maju ke depan-itu semua sama *iyalah maju ke depan. kalau gendut di belakang maah bayi ajaib Suzana :p* Hahaaay! Kalau kamu nggak bermasalah sama lingkar perut, silahan lanjut baca tulisan ini dan bagikan ke kerabatmu yang punya masalah dengan lingkar perut.

Yang punya masalah dengan perut dan pengen langsing, kita tos duluuuu! Etapi mari kita coba tips supaya langsing dari dua dokter kecantikan yang aku peroleh saat mengikuti teman-teman BloggerCrony di acara bertemakan "Aesthetic & Anti Aging Talk", Rabu (14/2/2018) lalu.  Oiya, kedua dokter itu bernama dokter Mona dan Irna.



LIMA LANGKAH UNTUK LANGSING

1. Memilih makanan yang sehat serta tidak mengurangi makan secara drastis

Kata siapa hayo, biar langsing kita harus diet ketat? Sebenarnya nggak perlu, lho! Mengurangi makan secara drastis bukan langkah yang tepat untuk menurunkan berat badan, termasuk lingkar perut. Kita boleh makan seperti biasa, tiga kali sehari ASAL dipilih sumber makanannya.

Untuk sarapan kita bisa memilih menu dengan serat tinggi seperti oat dan susu rendah lemak. Makan siang seperti biasa, lengkap dengan karbohodrat, protein hewani dan nabati, juga sayur-mayur. Kalau malam, kata dokter Mona, karbohidrat seperti nasi putih tidak terlalu penting sebab tubuh sudah tidak terlalu banyak energi untuk beraktifitas. Kelebihan karbohidrat justru akan diubah oleh tubuh sebagai simpanan lemak. Jadi, perbanyak porsi sayur dan buah di malam hari. Sumber protein boleh mendampingi.

2. Atur Waktu Istirahat

Yup, istirahat penting banget untuk tubuh. Layaknya manusia yang bekerja, setiap organ tubuh juga punya waktu-waktu khusus untuk bekerja. Dikutip dari laman kompasdotcom tentang jam kerja organ tubuh menurut pengobatan tiongkok, hati misalnya bekerja efektif pada pukul 23.00-03.00 untuk detoksifikasi. Oleh karena itu, sesuai kata Bung Rhoma, "Begadang jangan begadang kalau tiada artinya". Karena dengan begadang, detoksifikasi yang merupakan bagian dari sistem kerja organ hati jadi nggak maksimal.

Layaknya manusia yang bekerja, setiap organ tubuh juga punya waktu-waktu khusus untuk bekerja dan beristirahat. (dok. Intisari)

3. Konsumsi Air Putih

Berapa gelas kebutuhan air putih untuk orang dewasa? Yess, totally 8-10 gelas atau mencapai 2 liter. Pertanyannya, seberapa banyak orang yang minum hingga dua liter? Wkwkwkkw. Konsumsi air putih penting banget untuk hidrasi tubuh. Dua per tiga dari tubuh kita dihuni oleh cairan. Supaya tidak kehilangan cairan, ya minumlah yang cukup.

4. Olahraga Teratur

Hakhakhak.. ada beberapa gerakan untuk mengecilkan perut sekaligus ketahanan tulang dalam menopang tubuh. Khusus olahraga, balik lagi kepada niat dan konsistensi, ya untuk mendapatkan hasil maksimal. Saya sendiri menyerah untuk melakukan gerakan khusus karena digelantungin bocah kalau adegan plank atau superman. Akhirnya ku beralih ke jalan kaki sajalah tiap pagi walau nggak 30 menit juga :D

Baca: Lakukan Gerakan Ini untuk Mengecilkan Perutmu!

Tiga kelompok gerakan untuk melakukan body weight train.

5. Memakai korset

Waks, memakai korset? Iya ternyata memakai korset sangat dianjurkan dalam mengecilkan perut. Ini lebih ke estetika, sih ya. Kalau kita sudah melakukan keempat gerakan di atas, biasanya lingkar perut akan mengecil. Nah, untuk menjaga elstisitas kulit dari gemuk ke kurus, kita harus rajin memakai korset! "Korset membantu kita untuk sclupting serta membuat tekstur kulit perut yang kendur menjadi lebih baik", kata dokter Mona.

TENTANG MOOIMOM BAMBOO POSTPARTUM BELLY BAND

Cerita soal korset, ya. Satu tahun pasca melahirkan, saya baru menyadari pentingnya memakai korset. Karena nggak telaten menggunakan korset, termasuk di 40 hari pertama masa nifas, kondisi lingkar parut saya belum mengecil walau berat badan sudah turun 10 kilo di tahun pertama. Saya juga baru menyadari mengapa orang tua terdahulu rajin menggunakan bengkung pasca melahirkan. Asisten rumah tangga kakak ipar saya memakai bengkung selama setahun pasca persalinan. Hasilnya? Di usianya menginjak 50 tahun, perutnya rata, nggak buncit.

Hanya wanita yang tahu rasanya kulit perut melar sekian kali lipat karena hamil, lalu kempes seketika usai melahirkan.


Alasan memang ada aja, ya dari manusia untuk menolak. Dulu saya menolak pakai bengkung dengan alasan tidak efisien dari segi waktu juga bahan. Bayangin aja, kain sepanjang tiga meter dililit ke tubuh saya, mulai dari lingkar pinggul hingga ke bagian ulu hati. Mau bungkuk aja susah rasanya. Belum lagi saat mau makai, bayi udah nangis. Halaaah! Akhirnya saya beralih ke korset atau gurita.

Penyanyi Andien Aisyah memaki bengkung usai melahirkan anak pertamanya. Sempet hits nih kain bengkungnya di kalangan mama milenials. (dok. Instagram @andienaisyah)

Memakai gurita dan korset yang cocok juga seperti mencari jodoh. Tsaaah! Problem saya memakai gurita, baik yang perekat maupun simpul, adalah gurita naik setelah saya membungkuk. Kalau udah naik, bagian perut otomatis ikut berantakkan. Ikatan kendor, perut buncit mulai nimbul. Pokoknya harus berkali-kali diperbaiki supaya kenceng kembali.

Pencarian korset berakhir setelah saya mengenal mooimomid. Harga korset itu kan lebih mahal ya daripada gurita. Udah mahal, tapi kualitas belum jelas membuat saya ragu membelinya. Berkat sharing pengalaman dari Mbak Desy Yunita saat ketemu di acara Indonesia Maternal and Baby Expo (IMBEX) 2017, aku membeli korset dari Mooimom. Awalnya pakai Mooimom Long Seamless Corset. Baru-baru ini tambah koleksi langsung dari MooimomID, yaitu Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band. Hehehe..

Nah, saya mau review yang Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band dulu. Mumpung masih hangat *nasi kaliiii* Sebagai info tambahan, Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band merupakan produk premium dari Mooimom Indonesia. Jadi, soal kualitas. Insyaa Alloh nggak perlu diragukan lagi.

1. Bahan Nyaman Dipakai

Buat saya, hal utama yang harus diperhatikan saat membeli korset adalah bahan. Kita akan pakai korset selama satu hari penuh, kecuali tidur malam. Secara saya ibu rumah tangga dengan aktifitas harian seperti menggendong anak seberat belasan kilo, memasak, memandikan, juga bermain, maka saya harus punya korset dengan bahan yang nyaman dan elastisitas bagus.

Saya nggak mungkin dong berada di dalam ruangan ber-AC seharian. Nah, korset yang terbuat dari 41% nylon, 16% rayon, 24% rubber thread, dan 19% bamboo charcoal ini enak banget saya pakai walau beraktifitas di luar ruangan. Serat arang bambu yang dipakai Mooimom juga ramah lingkungan. Yaa bisa bertemanlah sama keringat :p

Ilustrasi pemakaian korset di luar. Nyaman jadi alasan utama dalam segala hal, termasuk saat memakai korset. Pilih bahan koorset yang bagus supaya awet dan nyaman dipakai, seperti Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band.

2. Breathable

Selain bahan, desain Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band ini ada semacam ruang udaranya. Sebelum kenal mooimom, aku punya korset full karet dan rapat tanpa udara. Usai pemakaian, yaa kerasa banget gatal di perut dan pinggang bagian belakang. Mungkin karena keringat yang tidak menguap. Berbeda dengan Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band, pasca pemakaian ya udah nggak terlalu banyak garuk sana-sini di area pemakaian.

Enaknya pakai Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band adalah ada udaranya di sela-sela korset. Maksudnya, korset nggak rapet banget gitu. Jadi, saya bisa mengurangi gatal-gatal akibat keringat usai pemakaian korset.

3. Elastsitas Tinggi

Hal terpenting dari korset itu bicara pengait atau perekat. Kalau perekatnya bagus, korset nggak gampang berubah posisi selama kita bergerak. Perekat yang bagus juga akan optimal menekan lemak bagian perut supaya pengguna tampak lebih langsing, tapi tidak memberi kesan engap. Yang terpenting lagi, awet, sehingga waktu pemakaian bisa dalam waktu yang lama.

Kalau dihitung ada 3 perekat di Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band ini. Satu perekat besar yang mengencangkan seluruh bagian perut dari atas hingga bawah. Dua lagi dibantu dengan perekat lebih kecil yang melapisi perekat pertama. Dua perekat kecil ini bisa menyesuaikan, mau menekan lemak perut di daerah mana.

Saya makan dengan porsi seperti biasa, yaa tetep enak aja di perut walau pakai Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band. Nggak pake kendorin perekat! Pernah juga bergulat bersama anak. Bagian belakang agak naik memang, tapi bagian depan tetap di posisi semula. Okelah elastisitas juga perekat dari Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band.

Tiga perekat dari Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band bikin lemak di perut saya berhasil ditekan, sehingga bisa tampil lebih langsing dari yang semestinya.

4. Tidak Pakai Kawat

Keunggulan lain dari Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band adalah tidak pakai kawat. Banyak kan korset yang memakai kawat trus giliran dipakai suka nusuk tulang pinggang? Hahaha. Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band menggunakan serat arang bambu yang ramah lingkungan. Nggak mungkin nusuk-nusuk ke kulit.

Selain itu, penggunaan serat arang bambu juga dipercaya memiliki daya serap yang baik, anti bau, dan anti bakteri serta teknologi far-infrared yang membantu melancarkan peredaran darah.

5. Mudah Pemakaian dan Perawatan

Simpel. Saya biasa pakai sendiri Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band dalam posisi terlentang dalam kurun waktu kurang dari satu menit. Lemak perut lebih terbagi rata dalam posisi terlentang, sehingga mendapatkan look langsing yang lebih oke.

Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band ini punya tiga ukuran, dari M, L, XL, sampai . Masing-masing punya karakter sesuai dengan besar lingkar pinggang. Saya dengan tubuh tinggi 168 sentimeter dan lingkar pinggang sekitar 80 sentimeter, pakai size M. Jangan bingung kamu pakai size apa. Di situs Mooimom ada kok panduan ukurannya supaya nggak salah pilih produk.

Selain mudah dalam penerapan, Mooimom Bamboo Postpartum Belly Band juga mudah perawatan. Jangan cuci di mesin cuci, ya. Celu-celup aja di air. Nggak pake lama. Bilas hingga bersih, lalu jemur deh.

Gimana? Yang punya masalah sama lingkar perut, udah tau dong lima langkah cara melangsingkan perut? Ternyata salah satunya wajib pakai korset.

Pssst, yang mau tahu lebih lanjut tentang Mooimom, bisa kepoin Mooimom di:
Facebook fanpage MOOIMOM : https://www.facebook.com/mooimomid/ 

Wassalaam.

20 komentar

  1. Wah satu yang belum saya terapin nih. Gak pernah pakai korset wkwk. Jadi harus pakai korset ya supaya badannya kelihatan langsing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. keliatan langsing daaaann kulit di perut nggak menggelambir amat gitu mbak bekas2 melarnya :D

      Hapus
  2. Saya jarang olahraga, malah bisa dibilang males. Gimana mau langsing kalau gini, haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai korset kaaaaakk. so simple way laaah. lol

      Hapus
  3. Begadang yang menjadi kebiasaan buruk saya. Pdaahal jam 11 malam waktu yang bagus buat detoksifikasi yaa.

    BalasHapus
  4. Wah, aku sering begadang.... Harus dikurang-kurangin nih kalau mau langsing ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. he eh, good layfstyle itu penting. Selanjutnya yaa pake korset :D

      Hapus
  5. Cuma bisa dipake postpartum, ya? Kalau postpartumnya udah lamaaaa banget, bisa langsing pakai ini gak ya? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mbak nuniiiiiikkk.
      kan namanya aja si bamboo postpartum. Secara tori kalau orang diet, selain ubah pola hidup ke arah lebih sehat, jangan lupa pake korset. Begitu si dari teori yang kuikuti dan kutulis di atas.

      Hapus
  6. toss! saya juga pakai gurita melahirkan dalam kondisi telentang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ye kan ye kaaaann.. perut lebih terbagi rata lemaknya. jadi lebih kenceng

      Hapus
  7. Kalau di Jawa namanya bengkung, sangat membantu untuk ibu pasca melahirkan

    BalasHapus
  8. Wah blh nih diksh tau ke sodara ipar, soalnya lagi nyari2 juga huehehe.

    BalasHapus
  9. Ehem....ehem....cerita perkorsetan berlanjut jadinya nih? Jadi skr punya berapa korset wkwkwkw.....yuklah kita kemon hunting lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lanjut kakaaaaakk. Whats next our destination? :D

      Hapus
  10. Hihihi lucu juga pake korset kayak gadis jaman dulu,tapi bisa jadi sangat membantu ya. Jadi penasaran dengan korsetnya.

    BalasHapus
  11. Ada yang bilang kalo mau langsing lagi setelah lahiran, pakai bengkung atau korset (jangan yang instan) selama 3 tahun, insyallah bisa balik normal lagi BB nya. Nah, nisa sanggup gak? :D

    BalasHapus
  12. Pola waktu istirahat tidak kalah penting ya..selain menjaga kesehatan juga berpengaruh terhadap bentuk tubuh

    BalasHapus
  13. Aku sampai sekarang juga masih pake korset loh hehe

    BalasHapus
  14. Kalau biasanya ditempatku korset ini sering dipakai untuk ibu2 yang baru melahirkan biar tetep kenceng perutnya!

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkomentar dengan sopan :)