Lima Tips Memilih Apartemen

Assalaamu'alaikum...

Tinggal di apartemen lagi nge-in banget sekarang. Ehh udah lama juga sih. Hehehe. Yang jelas akibat krisis lahan tempat tinggal alias rumah tapak, harga sebidang tanah di Jakarta jadi mihil syekalihhh. Karena belum memungkinkan punya rumah ke samping, akhirnya banyak orang Jakarta terutama para eksekutif muda memilih untuk tinggal di dalam bangunan yang menjulang tinggi alias apartemen.

Selain soal perbandingan harga, rerata alasan tinggal di apartemen lebih ke privasi. Akan tetapi, menurut saya plusnya tinggal di apartemen itu ya kita bisa punya banyak fasilitas dalam satu wilayah, seperti kolam renang, gym and sport centre, lahan parkir, lahan bermain anak--yang belum tentu bisa dimiliki di dalam sebuah rumah tapak. Keuntungan lainnya soal lokasi macam pusat kota. Wilayah stratagis tentu memudahkan mobilitas penghuninya, donk! Makin produktif nantinya.

Saat ini apartemen tidak hanya dijadikan sasaran hunian, tapi bisa juga investasi di bidang properti. Aku nanya nih sama suami yang emang bekerja sebagai kontraktor, apa sih tips memilih apartemen. Mau dijadikan hunian atau investasi, membeli apartemen pastinya untuk jangka panjang, dong ya. Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Tjuss simak lima tips memilih apartemen dari bojoku!

Tips Memilih Apartemen

1. Status Kepemilikan Tanah

Saya ingat betul pesan Prita Ghozie, financial educator, dalam salah satu sesi kelas finansial yang saya pernah ikuti, "Kalau mau berinvestasi properti di apartmen, pastikan status kepemilikan tanahnya. Saya tahu betul ada apartemen di Jakarta, dekat dengan pusat perbelanjaan, yang status tanahnya milik pemerintah. Artinya, dia menyewa ke pemerintah. Kapan pun pemerintah mau mengalihfungsikan tanah tersebut, penyewa lahan tidak bisa melakukan apa-apa".

Nah, ini semacam warning banget ya buat saya jika ingin membeli unit di apartemen. Dalam bahasa terkenalnya, strata title kalau soal status kepemilikan tanah dalam sebuah apartemen. Sebenarnya strata title ini tidak ada di Indonesia. Istilah ini lebih sering dipakai di Australia dan Singapura. Di Indonesia, apartemen atau sejenisnya tetap dibahasakan sebagai rumah susun.

Pada intinya, status strata title artinya penghuni di setiap unit apartemen memungkinkan kepemilikan bersama secara horisontal di samping pemilikan secara vertikal. Kalau sudah ketahuan tanah apartemen bukan tanah pemerintah atau tanah sewa, penghuni akan mendapatkan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (HMSRS). sumber

(dok. startsup.co.uk)

2. Lokasi

Lokasi ini bener-bener jadi kunci buat hunian. Semakin strategis lokasi hunian, biasanya harga juga makin kece alias mahal. Yaa, ada rupa ada barang, ye kan? Lokasi hunian berpengaruh terhadap produktivitas. Jangan sampai istilah "tua di jalan" hinggap di diri kita akibat salah pilih lokasi hunian. Udah jauh dari tempat aktifitas, aksesnya susah. Duh, darah tinggi bisa kumat terus itu, mah!

3. Lihat Siapa Pengembang dan Kontraktornya

Apartemen berbeda dengan rumah tapak. Kalau rumah tapak, kita bisa bangun dan desain sesuka yang punya. Akan tetapi, bangunan apartemen menyangkut hajat hidup orang banyak alias penghuni lain di berbagai unit dan blok. Kalau pengembang dan kontraktornya belum memiliki track record di bidang konstruksi bangunan, dikhawatirkan struktur bangunan tidak kokoh, desain nggak ciamik, aura hunian juga nggak fresh. Saran saya, kalau mau beli apartemen, searching dulu sama Mbah Google siapa pengembang dan kontraktornya. Kalau perusahaan-perusahaan besar gitu, yaa.. dont worry-lah!

(dok. switch-funds.com)

4. Lihat Siapa Pengelola Gedungnya

Nah, bangunan sudah jadi, lalu bagaimana dengan sistem pengelolaan gedung kelak? Biasanya yang namanya pemeliharaan itu lebih berharga ketimbang pembuatan. Jadi, saat membeli apartemen, kita juga perlu mencari tahu siapa partner dalam pengelolaan gedung. Ini terkait dengan instalasi listrik yang akan dipasang atau tambah kurang pernak-pernik yang ada dalam unit kita kelak.

Ada kalanya, developer membeli lisensi dari merk luar negeri untuk pengelolaan gedung. Tidak apa. Membeli lisensi artinya developer menjamin kualitas pengelolaan gedung mereka. Kalau usah standar internasional biasanya berhubungan dengan ISO, organisasi internasional untuk standardisasi. Beuuuh, tahu sendiri 'kan kalau udah masuk standar internasional itu seperti apa.

Building management sangat diperlukan di setiap gedung agar performa si gedung dapat berfungsi dengan baik. Gedung tidak bocor, lampun menyala, genset berfungsi baik, parkir ada yang mengatur, kebersihan terjaga, keamanan terjamin. Dalam sebuah apartemen, tentunya ini berdampak pada kenyamanan dan keamanan para penghuni. (dok. alsadarah.net)

5. Harga

Kalau harga si sebenarnya kembali kepada budget pribadi. Akan tetapi, keempat faktor yang telah saya sebutkan di atas mempengaruhi harga. Sering dengan istilah "ada rupa, ada harga?" Artinya, kualitas suatu apartemen menentukan harga juga.

Apartemen yang dimiliki oleh pengembang ternama biasanya tidak akan menunjuk sembarang arsitek dan kontraktor untuk membuat suatu bangunan. Arsitek dan kontraktor ini akan menerjemahkan ide hunian idaman si pengembang dalam bentuk sebuah bangungan dengan tetap memerhatikan standar keamanan dan kenyamanan hunian vertikal dan horisontal. Ditambah partner pengelolaan gedung dan lokasi hunian itu berada, terciptalah sebuah harga yang bisa menjadi sebuah investasi bagi (calon) penghuninya di masa yang akan datang.

Ada banyak yang mempengaruhi harga dari sebuah unit apartemen, di antaranya: lokasi, desain, institusi pengembang dan kontraktor. (sumber gambar: eu.fotolia.com)


Hunian Nyaman dan Idaman bersama Permata Hijau Suites

Pertanyaannya, apartemen mana di Jakarta yang saat ini menyediakan lima kriteria di atas? Coba deh kamu main-main ke daerah koridor Permata Hijau-Simprug, Jakarta Selatan. Di atas tanah seluas 9.000 meter persegi, rencananya akan dibangun dua tower apartemen eksklusif bernama Permata Hijau Suites.

Saya sendiri pernah mengunjungi kantor pemasarannya, Kamis, (5/10/2017) lalu, yang berlokasi di mana apartemen tersebut akan dibangun. Bertemu dengan Tommy Yanto, Manager Bussiness and Development Permata Hijau Suites, pria bertubuh tinggi besar ini memastikan tanah tempat Permata Hijau Suites berdiri bukanlah tanah sewaan, melainkan tanah milik sendiri kepunyaan PT Palmerindo Properti.

Mimpi punya hunian nyaman dan idaman di pusat kota? Coba deh main-main ke show unit Permata Hijau Suites. Di sana kamu akan menemukan jawabannya.

PT Palmerindo Properti merupakan perusahaan pengembang gabungan (konsorsium) antara Pulauintan Development, Terry Palmer, dan Ateja Group. Sebagai bukti keseriusan, Sabtu (28/10/2017) lalu PT Palmerindo Properti telah menandatangani nota penunjukan PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi sebagai kontraktor utama pembangunan apartemen eksklusif Permata Hijau Suites.

(Kiri-kanan) Direktur PT Palmerindo Properti (Victor Pesik), Komisaris Utama PT Palmerindo Properti (Hadi Kusuma), Direktur Operasional PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi (Wendy Kuncoro), Wakil Direktur Utama PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi Pui Budi Setiawan (kanan) menandatangani perjanjian kerjasama penunjukan PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi sebagai kontraktor utama pembangunan apartemen eksklusif Permata Hijau Suites, Sabtu (28/102/017) lalu di Kantor Pemasaran Permata Hijau Suites, Kebyoran Lama, Jakarta Selatan. (dok. permata Hijau Suites)

Ke depannya, PT Pulauintan Bajaperkasa bertanggung jawab terhadap semua proses konstruksi dengan kualitas terjaga hingga kedua menara (Ebony-320 unit dan Ivory-329 unit) setinggi 36 lantai selesai. Rencananya, serah terima unit akan dilakukan sekitar Kuartal IV tahun 2019 secara bertahap, bekerja sama dengan Jones Lang LaSalle (JLL) sebagai Manajemen Properti, dan Bank BTN, MayBank, Bank OUB untuk program KPA.

Baca juga: Tinggal di Pusat Kota Jakarta Bukan Lagi Impian bersama Permata Hijau Suites

Berlokasi di perbatasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat sangat menambah nilai plus bagi Permata Hijau Suites. Selatan memang menjadi incaran untuk hunian di Jakarta. Kawasan Permata Hijau sendiri sudah terkenal sebagai daerah strategis di salah satu wilayah Jakarta Selatan. Di sisi lain ada Jakarta Barat yang terkenal sebagai kawasan bisnis. Permata Hijau Suites cocok untuk para eksekutif muda yang sedang produktif berkerja, hingga keluarga muda, juga golongan ekspatriat.

Kemudahan akses jadi salah satu kunci dalam memilih hunian. Permata Hijau Suites punya kriteria itu.

Soal fasilitas sendiri sangat lengkap dan eksklusif. Di setiap unit Permata Hijau menyediakn balkon, berlantai marmer serta AC terpasang di setiap ruang. Kelak kita akan dapat menikmati exclusive lobby, private dining hall, 3 on 3 basketball, children daycare, children playground, alfresco, jacuzzi, spa, club lounge, gym and sport centre, lahan parkir sebesar 4 basement, kolam renang, hanging cabana, jogging track, tempat untuk yoga dan pilates di Permata Hijau Suites.

Dikelilingi dengan fasilitas yang eksklusif bikin penghuni betah tinggal di Permata Hijau Suites.

Harga yang ditawarkan setiap unit hunian tersebut mencapai Rp 1 miliar-Rp 2,7 miliaran, belum termasuk PPN dan dapat dicicil selama 30 bulan, tanpa bunga. Permata Hijau Suites juga dapat dimiliki dengan program KPA, bekerjasama dengan BTN, MayBank dan UOB. Selama November–Desember, Permata Hijau Suites meluncurkan program angsuran super ringan, DP dapat diangsur selama 30 kali hanya sebesar 0,8 persen tiap bulannya.

Logam mulia diberikan sebagai bentuk investasi kedua senilai Rp 45 juta bagi setiap pembelian unit 3BR berukuran semigross 60.29 meter persegi, Rp 30 juta (2 BR – 60.29 m2) dan Rp 20 juta (1 BR – 40.86m2).

Jadi, tunggu apalagi? Daripada pusng-pusing mencari apartemen yang sesuai dengan kriteria bagus, lebih baik booking sekarang juga Permata Hijau Suite!

Karena hidup berkualitas berawal dari hunian, maka pilihlah hunian yang tepat dan sesuai dengan kebutuhanmu.


Wassalaam..


Permata Hijau Suites
Jl. Raya Kebayoran Lama No. 55,
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12210
 Tel. 021 5366 9600
Fax. 021 5365 9500
 Whatsapp: 0858 2311 6477
Facebook Fanpage: Permata Hijau Suites



Komentar

  1. liat siapa pengembangnya penting banget tuh!

    krn ada teman yg kena tipu pengembang apartemen, udah bayar DP tapi gedungnya gak dibangun2 juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah kan nah kaaann..
      bisa jadi ya karena pengembangnya kurang terkenal, orang jadi ragu untuk invest uang mereka di sana. tirimikishiii mama Rafa udah bakunjung :)

      Hapus
  2. kak kalau ada harga yg murah untuk apartemen patut dicurgai gk sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dicurigai sih nggak perlu.
      Bisa coba cari tahu aja, tanya sama yang lebih ngerti dengan harga A terlalu urah nggak untuk wilayah di sana. Kemudian, balikin lagi deh sama lima faktor yang udah akus ebutin di atas.

      Hapus
  3. harga dan pengembang itu decision banget. karena sering duit masuk tapi bangunan nggak jadi-jadi entah diputer ke mana duitnyaaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yoi, mbaaak.
      karena ini rumah bersama yang dibangun oleh pengembang, jadi pengembang jadi kunci banget untuk pilah pilih apartemen

      Hapus
  4. Yappp, makasiiyy bnget tipsnya mbaaa. Berfaedah banget

    BalasHapus
  5. Aku suka lihat penataan barang dalam apartemen, kan sempit tuh jadinya harus cerdik-cerdik atur furnitur dll, suka lihat interiornya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, show unit bisa jadi salah satu jalan mencari inspirasi menata barang di apartemen. Kalau udah beli, biasanya nggak seperangkat sama wardrobe nya, tapi ada juga si yang seperangkat.

      Hapus
  6. Apartemen emang semakin banyak jadi pilihan tempat tinggal karena semakin berkurangnya lahan, terutama di kota-kota populer padat penduduk. Kalau punya rezeki lebih, barangkali bisa beli apartemen, aamiin. Doain saya Mbak Nisa (lho?!?), hehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin.. aku aminin mbak diniii.
      mau buat rumah tinggal atau investasi, smg dapet satu unitnya yaa :)

      Hapus
  7. Lokasi dan harga adalah 2 faktor penting buat membeli hunian ya. Apalagi kalau buat kita nyaman.

    BalasHapus
  8. letak apartemennya strategis ya, deket sama kantor suamiku

    BalasHapus
    Balasan
    1. tjuuusss pilah pilih. semoga cucok harganya yah :)

      Hapus
  9. Meskipun banyak pembangunan apartment disana sini, ak pribadi lbh prefer tinggal di rumah mba. Kecuali untuk investasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa jadi begituu buda wian. yang penting lima faktor di atas atulaah :D

      Hapus
  10. Status kepemilikan, lokasi, pengembang, dan pengelola penting banget untuk diperhatikan,tapi ujungnya ke harga alias uang yang dimiliki. Terima kasih tips memilih apartemennya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. trims mbak windu udah mampir ke blog aku. smg bermanfaat :)

      Hapus
  11. Wah jadi paham nih klo beli apartemen harus bagaimana

    BalasHapus
  12. Punya apartemen itu cita-cita yang masih terus dicita-citakan sampai sekarang. Semoga bisa terwujud.

    BalasHapus
  13. Wah, bisnis apartment makin menjanjikan dan banyak pilihannya ya, kita harus cerdas deh kalau mau beli/sewa, saya pribadi sih biasanya nyewa harian, lumayan buat renang dan istirahat. Hehehe

    BalasHapus
  14. Buat aku lokasi itu pentiing banget. Percuma kan punya apartemen kece tapi kalau tetap kena macet pas ke kantor? Hehehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. stujuuu.. plusnya apartemen di situ. dia ada di tempat di mana perumahan sulit dijangkau sama harganya :D

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkomentar dengan sopan :)

Postingan populer dari blog ini

Merayakan Ulang Tahun Anak di Rumah

Merawat Kulit Wajah bersama Garnier Duo Clean Whitening-Smoothing

[My 1st Pregnancy] Tentang Jenis Kelamin di Minggu ke-21