Kamis, Juni 25, 2015

Andri Rizki Putra, Orang Jujur (yang) Tidak Sekolah

Assalaamu'alaikum...

Apa yang Anda lakukan saat melihat tindak kecurangan di depan mata? Diam saja karena itu menjadi suatu hal yang lumrah atau justeru Anda malah protes keras, berpegang teguh pada prinsip kejujuran yang selama ini diajarkan orangtua dan guru sejak kecil? Apa pula yang akan Anda lakukan apabila protes Anda terhadap tindak kecurangan tersebut justeru tidak didukung oleh lingkungan?


Andri Rizki Putra (Rizki), seorang anak yang duduk di bangku sekolah menengah pertama menolak keras tindak kecurangan yang terjadi di sekolahnya. Pada saat akan diselenggarakan ujian nasional (UN), Rizki menolak pemberian bocoran jawaban yang diedarkan oleh kepala sekolah. Ia protes keras kepada kepala sekolah. Namun, apa yang ia terima? Kepala sekolah menentang balik prinsip kejujurannya dan menganggap bocoran jawaban saat UN sudah jadi mainstream di era pendidikan masa kini.

Andri Rizki Putra saat menceritakan perjalanan hidupnya membangun Yayasan Pemimpin Anak Bangsa, Rabu (10/6), di Balai Sarwono (dok. @JSHanniffy)
"Rizki, kalau kamu tidak bisa mengikuti hal mainstream saat ini, kamu akan ketinggalan," tutur Rizki menirukan tanggapan kepala sekolah atas aksi protesnya, saat menjadi salah satu pembicara dalam rangkaian ulang tahun Mizan "Temu Jurnalis, Blogger, dan Penulis" #RayakanIndonesiamu: Ribuan Pulau Kebaikan di Balai Sarwono, Rabu (10/6).

Rizki menyayangkan tindak kecurangan ini yang terjadi di sebuah sekolah SMP bonafit. Tidak berhenti protes kepada kepala sekolah, Rizki juga mengadukan tindak kecurangan ini kepada ICW dan KPK. Akan tetapi, hasilnya NIHIL. Tak ada yang menanggapi.

Singkat cerita, Rizki lulus SMP dan hanya melanjutkan sekolah di jenjang SMA selama 2,5 bulan. Rizki kecewa dan tidak puas dengan praktik kejujuran yang telah ditanamkan dalam dirinya, baik di sekolah maupun di rumah.

Meski Rizki sudah tidak duduk di bangku sekolah formal, Rizki tetap mencari berbagai cara untuk bisa belajar dan setara pengetahuannya dengan teman-teman sebaya. Apa yang ia lakukan? Rizki mengumpulkan buku-buku mata pelajaran SMA dari toko-toko buku bekas. Ia pelajari satu per satu materinya di setiap mata pelajaran, sendirian. Ya, sendirian!

Selfie unyu Rizki di Twitternya. Go follow @andririzkiputra! Uhuks ^^

"Saya belajar otodidak. Saya nggak pernah pakai seragam. Saya merangkum satu pelajaran dan beberapa buku. Saya menghabiskan 12-20 jam untuk belajar", cerita pria kelahiran 20 Oktober 1991.

Biar bagaimana pun selalu ada jalan bagi mereka yang sungguh-sungguh. Rizki mengambil paket C untuk mendapatkan ijazah SMA. Bayangkan, ia hanya menempuh waktu satu tahun untuk bisa lulus SMA. Berbekal ijazah paket C itu pula, Rizki mampu menembus seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Indonesia Fakultas Hukum (2007). Dalam waktu enam semester (tiga tahun), Rizki lulus menjadi sarjana UI dengan predikat cumlaude.

Selesai masa pendidikan jenjang sarjana, ia mendirikan sebuah yayasan bernama Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB). Melalui gerakan #YukSekolahLagi GRATIS, Rizki memberikan pendidikan seutuhnya kepada orang yang tidak mampu. Tiga tahun pasca YPAB didirikan, ruang belajar yang tadinya hanya bermodalkan garasi-garasi rumah, kini sudah memiliki gedung sendiri. Tidak hanya itu, kini YPAB sudah memiliki 200 murid dengan 106 relawan dari tiga cabang (di Tanah Abang, Bintaro, Medan). Lebih takjub lagi, 96 persen dari murid-murid tersebut lulus ujian nasional.

Yuk daftar jadi murid @YPAB_ID sekarang. Gratis! Terbuka untuk berbagai kalangan yang tidak mampu. 
Bagi Rizki, YPAB merupakan sebuah aksi yang mewakili anak muda dalam bertindak. "Ini udah bukan saatnya lagi provokasi di status tanpa ada tindakan nyata. Menjadi pinter aja nggak cukup. Jadi diperlukan gimana cara merealisasikan ide-ide kita untuk bisa diaplikaskan di masyarakat," ujar peraih Penghargaan Kick Andy Young Heroes 2015.

Oleh karena itu, Rizki melakukan seleksi ketat terhadap ratusan relawan yang bersedia menjadi pengajar di YPAB. Tujuannya bukan untuk eksis di dunia maya, tetapi lebih kepada gerakan sosial untuk sesama. Ada dua poin yag menjadi titik berat pendidikan di YPAB ini, yakni pendidikan yg menjunjung tiggi kejujuran dan keberagaman.

Bersama Mizan, Rizki telah menerbitkan sebuah buku perjalanan hidupnya yang diberi judul "Orang Jujur tidak Sekolah". Rizki tengah menanti masa perkuliahannya di Universitas Oxford yang diraihnya melalui beasiswa.

"Orang Jujur Tidak Sekolah" oleh Andi Rizki Putra.


#RayakanIndonesiamu dan HUT Mizan ke-32

Andri Rizki Putra adalah salah seorang pembicara yang saya temui dalam acara Temu Jurnalis, Blogger, dan Penulis - #RayakanIndonesiamu: Ribuan Pulau Kebaikan, Rabu (10/6/2015) di Balai Sarwono, Jeruk Purut, Jakarta. Selain Andri Rizki Putra, turut hadir sebagai pembicara: Irfan Amali (founder Peace Generation), Sri Izzati Soekarsono (penulis cilik terkenal yang kini sudah tidak cilik lagi), Syafiq Pontoh (founder @IDBerkibar), Heni Supolo (Ketua Yayasan Cahaya Guru), Budi Doremi (Penyanyi), Haidar Baghir (Founder Gerakan Islam Cinta), Pidi Baiq (President Republic The Panas Dalam). Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, hadir sebagai keynote speach dalam acara ini.

Para pembicara yang hadir dalam Temu Jurnalis, Blogger, dan Penulis #RayakanIndonesiamu: Ribuan Pulau Kebaikan. Ki-ka: Budi Doremi, Pidi Baiq, Heni Supolo, Sri Izzati, Syafiq Pontoh, Andri Rizki Putra, Irfan Amali, Triawan Munaf, dan Haidar Baghir)

Acara temu jurnalis merupakan salah satu rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Mizan ke-32 yang digelar Oktober 2015 nanti. Adapun program Mizan lainnya dalam menyambut hari jadinya meliputi: sedekah buku, wisata buku mizan (mengajak anak-anak lebih dekat dengan buku, bahkan mengetahui sampai ke "dapur"-nya), dan beasiswa Mizan yang telah berlangsung dari tahun 1990-an.

#RayakanIndonesiamu merupakan tagar yang digunakan dalam perayaan ini karena berkaitan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI dan mengajak masyarakat untuk melakukan aksi yang positif untuk Indonesia.




40 komentar:

  1. Subhanallah..salut buat rizki..ini jadi inspirasi banget bagi kita semua..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mbak.
      menohok juga si sebenarnya tindakan Rizki itu.
      At least masih ada harapan ya buat masa depan Indonesia dengan adnaya orang seperti Rizki ini :)

      Hapus
  2. Wuiiih kereeen.. ini ayah ibunya pasti ga kalah keren yah. Inspiratif. Pepatah berani karena benar dan takut karena salah soalnya udah jarang bgt dipakai orang sekarang. Padahal yg salah walaupun mainstream ttp salah yah. Saluut!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mbak Mia.. makasiii udah mampir di tulisan aku :)
      Iya, pepatah itu ternyata masih berlaku di jaman yang serba mainstream ini.
      Yup, aku selalu penasaran dengan para orangtua yang mendidik anaknya sampe sukses bgini. Menurut cerita temanku, dia broken home dan hanya hidup dengan ibunya. Makin salut yahh ^^

      Hapus
  3. Aku pernah nonton rizky di kick andy..anak muda yg inspiratif bgd mbak...
    Salut bwt rizky... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mbak.
      Rizki udah pernah diwawancara di Kick Andy juga Hitam Putih Dedi Cobuzier.
      Anak yang mudah yang menginspirasi

      Hapus
  4. Udah ganteng, pinter lagi. Beuh idaman para wanita banget ini mah. *diketok*

    BalasHapus
    Balasan
    1. *ketokputri .. LOOOOLL.
      Jadi putus nih sama pacarnya yang sekarang? #eehh #kabuuurr

      Hapus
  5. Udah ganteng, jujur dan cerdas pula. Kereeeen

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan anakku juga begitu ya, mak nanti. Ganten, cerda, jujur pula. Aamiin :)

      Hapus
  6. Balasan
    1. Masih banyaaaakkk pembicara inspiratif lainnyaa mak hecooooll :))))

      Hapus
  7. MasyaAllahhhh,, yang begini nih yang di cari para calon mertua hahahahahah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. LOL.
      Aku maah masih kejauhan. Berharap anakku nanti seperti ini, aamiin :)

      Hapus
  8. Issshhh kereeennn, calon menantu idaman ini mah *eehhh.. Hqhaha

    BalasHapus
  9. sepertinya aku pernah melihat anak ini diacara talk show dibeberapa stasiun TV...dan baru ngeh kalo anak ini ternyata

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Rizki emang udah banyak diwawancara di TV, hehehe

      Hapus
  10. Masya Allah... Kerennya.. YPAB yg di Medan di jln.apa nih ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hasil Goggling menunjukkan di Jl. Tata Alam Asri Bakti 4, Medan, mak. Hehehee

      Hapus
  11. Masalah kejujuran ini memang udah jadi masalah yang sangat serius menurutku. Gimana negara mau bersih kalo anak anak didiknya diajarkan untuk tidak jujur?

    Mereka bilang itu demi kepentingan murid, padahal sesungguhnya hanya demi reputasi sekolah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini jadi PR buat kita semua mas/mbak.
      Dari orangtua, guru, juga aparatur pemerintah.
      Mudah-mudahan Indonesia ke depan lebih baik lagi, aamiin

      Hapus
  12. saya pernah liat ttg rizki ini di kick andy. seandainya lebih banyak lagi anak bangsa yg seperti rizki ya.... sukses terus utk rizki

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin..
      Mudah2an mak Santi dan anak-anaknya juga sukses terus yaa

      Hapus
  13. pernah liat di kick andy juga, kaya artis korea ya hehe salah fokus deh

    BalasHapus
  14. subhanallah keren banget yaa ...
    salut sama semangatnyaa, aku pernah nonton talkshow kick andy yg kebetulan rizki yg jadi bintang tamunya.

    BalasHapus
  15. Kerennya si Rizki nih nggak cuma bisa menentang bla bla bla. Tapi dia berhasil menunjukkan kehebatannya melalui caranya sendiri. Subhanallah... ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Subhanalloh :)
      Semoga anak-anak kita bisa menegakkan prinsip kejujuran itu ya, Mbak :)

      Hapus
  16. nyari orang jujur sekarang makin susah...

    BalasHapus
  17. Jadi pengen ketemu lgs sama Rizki mba. Biar saya ikutan merasakan inspirasinya secara lgs :)

    BalasHapus
  18. Adakah yg bisa berbagi nk hape or telpon rizky?

    BalasHapus
  19. Adakah yg bisa berbagi nk hape or telpon rizky?

    BalasHapus
  20. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkomentar dengan sopan :)