Rabu, Januari 14, 2015

Masih Zaman Kartu Nama di Era Digital?

Assalaamu'alaikum...

"Masih zaman kartu nama di era digital kayak gini?" Deg! Pertanyaan ini sontak membuat saya berpikir ulang.

Dulu, waktu saya masih berstatus karyawan di salah satu media online, sempat berpikir, saya tidak membutuhkan kartu nama. Lah wong waktu kerja saya mayoritas berada di belakang meja. Saya jarang banget ketemu orang luar macem klien, narasumber, atau tamu penting lainnya. Beberapa kali ditawarkan oleh kantor perihal pembuatan kartu nama, saya pun menolaknya.


Lepas dari dunia kerja, ternyata kartu nama menjadi bagian penting bagi seseorang, khususnya saya. Lho untuk apa? Ya, aktivitas saya sebagai bloger yang kerap bertemu orang di berbagai acara, kartu nama menjadi barang wajib untuk dimiliki.

Ilustrasi kartu nama (dok. desainic.com)
November 2014 lalu saya berkesempatan menjadi salah satu host di acara Kompasianival 2014. Sebelum naik panggung, ada sesi briefing antara host dan narasumber. Yaa kami saling berkenalan dan berbincang materi yang akan dibahas di panggung nanti. Pada saat itu, salah seorang narasumber memberikan saya kartu nama. Sempat jiper juga karena saya tidak punya kartu nama untuk saling tukar informasi identitas. Akhirnya, saya hanya bisa berucap "terima kasih" sambil tersenyum.

Pun begitu pada saat saya menghadiri acara gathering blogger di Hotel Santika Premier Jakarta. Saat para staf marcom hotel memberika kartu nama kepada para bloger, saya hanya bisa membalas dengan senyuman. Beberapa teman saya, sesama bloger, turut menyerahkan kartu nama miliknya. Masih banyak lagi kejadian serupa. Sementara itu, saya hanya bisa membalasnya dengan ucapan terima kasih disertai senyuman.

Mengapa kartu nama tetap menjadi bagian penting di era digital saat ini? Biar bagaimana pun kartu nama tidak akan pernah lepas dari fungsi utamanya, sebagai kartu identitas. Yup, sebagai bloger, saya ingin dikenal luas. Bloger sekarang 'kan posisinya sudah hampir disejajarkan dengan jurnalis media. Oleh karena itu, saling tukar kartu nama menjadi salah satu cara agar saya bisa dikenal luas, baik oleh sesama bloger, agensi, ataupun staf dari brand tertentu. Siapa tahu bisa mendekatkan saya dengan rejeki. Aamiin.

Dari kartu nama, seseorang bisa mengetahui ke mana harus menghubungi Anda jika diperlukan. "Lho, 'kan udah ada henpon yang bisa menyimpan berbagai macam data?" pikir sebagian orang. Memang benar. Akan tetapi, kebanyakan yang terjadi, ada beberapa nama yang sama dalam phone book handphone. Jadi, tetap saja bingung mencari orang yang tepat dituju.

Dari kartu nama juga, personal branding yang Anda miliki bisa terbawa ke mana-mana. Desain kartu nama pastinya disesuaikan dengan passion ataupun pekerjaan yang Anda tekuni. Jadi, begitu orang lain melihat kartu nama Anda, mungkin saja ia lupa wajah Anda, tapi personal branding Anda mampu memanggil kembali ingatan mereka tentang siapa Anda.

Lainnya, kartu nama juga bisa digunakan saat ada pengundian door prize. Biasanya peserta diminta memasukkan kartu nama untuk diundi. Kartu nama yang diambil, dialah yang berhak meraih door prize.

Nah, setelah membaca paparan di atas, manurut Anda, apakah kartu nama masih penting digunakan di era digital saat ini?


**Psst, kamu mau punya kartu nama GRATIS? Cek infonya di sini, ya!**

7 komentar:

  1. menurut saya, tergantung profesi. kalo blogger newbie macam saya, mungkin belum butuh. tar kalo udah jadi CEO (aamiin) baru butuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hweheheh..
      biar newbie juga harus punya kayaknyaa biar makin tenar.
      siapa tau ada rejeki nomplok dari kartu nama. hihihihii..

      Hapus
  2. Bagi saya, kartu nama memang penting banget, Mak. Jadi, baik di saat bekerja di kantor atau sedang break dari pekerjaan, kartu nama ini tetap memegang peranan penting bagi banyak orang lho! Pun bagi seorang blogger. Kalo saya, justru punya bbrp kartu nama, ada yang dari kantor dan ada yang mewakili pribadi sebagai seorang blogger. Ya ituh! Personal branding, gitu lho! Hehe. Nice post and good way to insert the adv! :) Keren, Mak.
    Btw, templatenya sama banget dengan template blog wordpress saya yang ini deh, http://alaikaabdullah.wordpress.com
    Baru tahu kalo blogspot juga ada template spt ini. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaahh mak Alaika hebaatt, sampe ada dua jenis kartu nama. Iya yah.. kuncinya personal branding di kartu nama. Hhhm, jadi pengen buru2 bikin kartu nama
      ml.

      Aku baru aja redesign nih blog aku, Mak. Searching acak aja di Google. Nemu deh yang simple ini, tapi tetep aja link-link akun media sosial belum bisa aku idupin. Nggak ngerti baca html. Huhuhuuu T_T

      Hapus
  3. aku sendiri sih ga punya kartu nama mba :D..Belum kepikiran bikin...setelah baca ini, kyknya jd kepikiran mw p[unya deh :D... Iya tuh, malah prnh di restoran slh satu mall yg prnh aku dtgin, mrk ngasih diskon lumayan kalo kita punya kartu nama gitu..nyeselll -__-

    BalasHapus
  4. Ola...

    Kak Anesa dapet 1 kotak kartu nama gratis ya, silakan pesen langsung di web kami, nanti di kolom keterangan tambahan silakan ditulis " Dapet Gratis"

    Selamat ya!

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkomentar dengan sopan :)