Kamis, September 25, 2014

My Twenty Something Birthday..

  No comments    
Assalaamu'alaikum..

Sambil nunggu suami pulang, lemme tell you bout my twenty something birthday. Twenty something... yaa kalo ngikutin cerita saya si tau, something-nya itu berapa. Aahh pokoke berasa tua pisan euyyy :(

Alhamdulillah.. saya masih dikasih umur panjang sama Alloh yang mudah-mudahan semakin meningkat ketakwaannya, meskipuuunn cobaan ada aja ya. Di usia saya saat ini, alhamdulillah tetap bersuamikan satu orang, masih hidup berdua--belum punya momongan, dan sedang dalam tahap transisi dari worker menjadi full time housewife. Sesuatu banget yaaah rasanyaa :)

Karena saya matikan notification di Facebook, udah ga kerja juga wicis ga punya email karyawan yang berisi notifikasi pegawai yang berulang tahun, di ulang tahun kali ini hanya dilingkupi sama keluarga besar tersayang. Alhamdulillah punya keluarga yang perhatian sama ulang tahun. At least doa-doa aja maah mengalir dari mereka yang mudah-mudahan diijabah oleh Alloh. Aamiin..

Nggak ada kado spesial dari suami. Dia pun menjadi orang yang paling akhir mengucapkan selamat ulang tahun. orang pertama ngucapin itu abang saya yang paling dekat dengan saya. Lalu, disambung dengan abang-abang dan mpok-mpok di grup wasap keluarga. Terakhir, pukul 22.00 baru deh suami saya.

Agak kesyel siih karena nggak di-treat apapun sama suami dari pagi. Mwahahahaa.. Kebetulan waktu itu, suami pulang malem. Sedang giat mencari nafkah. Akhirnya, saya tinggal tidur aja. Suami pulang dalam kondisi saya (pura-pira) tidur.

And guess whatttt? Dia membawakan saya kue ulang tahuuuunnn. Red velvet! Dibawain kue ulang tahun aja saya lamgsung ciut. Seneng bener rasanya. Hehehee. Pulang malem, trus suami sempet-sempetin ke toko kue dulu yang letaknya ngelewatin rumah kami. Rada bulak-balik kan jadinya.

Red Velvet for my twenty something birthday :*

Akhirnya kita bikin seremonial kecil-kecilan. Berdoa bersama lalu tiup lilin di atas kasur. Berhubung terasa sepi, akhirnya kue ulang tahun kami bawa ke rumah kakak saya. Udah tau kan kalau rumah saya berdekatan dengan kakak? Kita doa lagi, tiup lilin sama keponakan, dan makan bareng kue ulang tahun sama para krucils. Sesingkat itu, sehepi itu :) #BahagiaItuSederhana

Anyway.. Tiada kata yang patut diucap selain syukur.
Alloh, terima kasih atas segala karunia, rahmat, dan rizki yang telah Kau berikan padaku di usia twenty something ini.. Saya tahu, saya masih jauh sekali dari sempurna, yaa sebagai umatMu, sebagai isteri dari suami, juga sebagai anak dari mamah papah.

Bantu hamba yaa Alloh agar di usia hamba ini bisa lebih bersikap dewasa dalam menjalani hidup, bisa segera move on dari worker to fully house wife, bisa jadi isteri sholehah yang mandiri dan selalu dikangenin suamiiii. Mudah-mudahan saya bisa segera memiliki keturunan yang sholeh dan sholehah juga. Aamiin.

Our little celebration on my twenty something birthday.. Thanks abang *smooch*

Oh ya, tentang aktivitas saya selama ini yang udah nggak kerja dan belum memiliki keturunan, saya mencoba ambil sisi positifnya. Iya siih kalau lagi galau tak bisa terlekkan memang, suntuk pake banget! Namun, saya mencoba untuk positive thinking. Thanks Alloh, there is social media, di mana ustadz-ustadz juga majalah-majalah islami bermain. Jadi, kalau lagi galau, bisa diingetin sama mereka.

Nih, saya kutip renungan dari majalah Ummi. Baguuus banget! Ingetin kita akan lima hal sebelum datang yang lima. Selagi senggang, selagi ada waktu, gunakan untuk beribadah dengan sebaik-baiknya.

Cekidot!

Ketika aku membuka lembaran-lembaran file pegawai yang telah pensiun, kutemukan catatan berikut ini:

Dahulu aku berangan-angan….
Andai aku menjadi seorang pegawai kantoran…
Dan benar saja, akhirnya akupun bekerja sebagai pegawai
Sehingga akupun terobsesi untuk segera menikah.

Dahulu aku berangan-angan …
Kiranya aku dapat menikah..
Dan benar saja, akupun menikah.
akan tetapi hidup ini demikian sepi tanpa kehadiran anak.

Akupun berangan-angan…
kiranya aku dikaruniakan anak
dan benar saja, akupun diberikan karunia anak -anak.
Akan tetapi ,tidak berselang beberapa lama akhirnya aku jenuh dengan dinding-dinding apartemenku sendiri.

Akupun kembali berangan-angan.
Andai aku memiliki rumah pribadi
Terdapat halaman dan tamannya…
Dan benar saja, setelah berusaha keras aku pun memiliki rumah itu, akan tetapi… anak anak ku sudah pada dewasa..

Akupun kembali berangan-angan
Duhai kiranya aku dapat menikahkan mereka…
Dan benar saja, akhirnya merekapun telah menikah.
Tapi aku jenuh dengan pekerjaanku dengan segala kesulitannya, semuanya terasa sangat melelahkanku.
Akupun kembali berangan-angan
Andai aku segera pensiun agar aku dapat beristirahat.
Benar saja, akupun akhirnya pensiun
Akan tetapi akupun tinggal seorang diri persis seperti kala aku baru lulus kuliah dahulu.

Akan tetapi ketika baru lulus kuliah dahulu
Saat itu aku tengah menyongsong kehidupan
sementara saat ini aku sedang menyongsong akhir kehidupan
Namun meskipun demikian, aku masih saja memiliki setumpuk angan -angan…

Kini aku berangan-angan
Untuk menghafalkan Al Qur’an
Tapi… ingatanku telah mengkhinatiku (cepat lupa)

Aku juga berangan-angan
Untuk berpuasa mendekatkan diri kepada Allah
Tapi kesehatanku tidak lagi mendukungku.

Aku juga berangan-angan
Untuk bangun shalat malam
Tapi kakiku tak mampu lagi menahan beban tubuhku

Sunggu benarlah Sabda Rasulullah al-Musthafa,
“Pergunakanlah sebaik-baiknya 5 perkara sebelum datangnya 5 perkara:
1. Masa mudamu sebelum datang masa tuamu
2. Masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu
3. Masa kayamu sebelum datang masa miskinmu
4. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu
5. Masa hidupmu sebelum datang kematianmu

Ya Allah! Bantulah kami untuk senantiasa mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu dan melakukan ibadah sebaik-baiknya kepada-Mu.

Saudaraku…
Jika dalam aktivitas harianmu tidak terdapat
Dua rakaat Shalat Duha,

Atau bacaan Qur’an

Atau shalat Witir di malam hari,

Atau ungkapan kalimat baik yang kau ucapkan,

Atau sedekah yang dapat memadamkan kemurkaan Allah,

Atau amalan rahasia yang tak diketahui melainkan Allah.

Maka masih adakah nikmat hidup tersisa untukmu?

[UPDATE 29 Oktober 2014]

My partner in crime at office, Mela, just sent me a bday pic via Facebook. Wakakakak kocak aja fotonyahh.. Tengkyuh melaaaa <3

made by Mela yang masih jomblow dan sedang mencari pasangan hidupppp

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkomentar dengan sopan :)