Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Random Thing

Blog..
Yeah, itulah gunanya blog, sharing anything that u want.
jadi ceritanya gue punya blog di kompasiana. Someday there was someone read my blog about three days rainy trip. Iya, cerita perjalanan gue ke Singapur-Malaysia. Lalu si orang yang baca blog gue ini tiba-tiba follow Twiter gue dan mention yang intinya kurang lebih seperti ini, "berkat baca blog nisa di Kompasiana, skrg gue melakukan rute yang sama yang pernah dilakuin sama nisa". Well, jujur itu bikin gue seneng banget. Apa yg gue gulis bisa manfaat untuk orang lain. Aaaaa penghargaan buat gue!.

Yaa kata temen2 sih ya, gue tipe orang yang mendetail kl nulis apa2. Ya emang, gue ngebuat orang juga ngerti apa yang gue tulis. Namanya jug nulis buat orang lain, bukan buat diri sendiri :d

Ah sudah deh nulisnya. Kebanyakan typo. Sayailg coba gadget punya keponakan, Epad. Iya Epad namanya, Ipad made in china jd Epad :d Saya bener-bener nggak bisa make barang touch screen seprtinya

Ok, c ya in another stories ;)

Tinggalkan Pospak, Beralihlah ke Popok Kain Modern!

Gambar
Jaman sekarang emak-emak udah bukan waktunya lagi cuman ngurusin dapur, dapur, dapur. Berkat adanya internet, emak-emak dari manapun bisa berkumpul meski tanpa tatap muka. Nah, tempat kumpulnya di mana lagi kalau bukan dunia maya. Tapi, dari maya bisa menjadi nyata, lho!

Berawal dari obrolan segelintir emak-emak tentang kekhawatiran penggunaan popok sekali pakai (pospak), emak-emak ini akhirnya membuat sebuah milis yang kini sudah menjadi sebuah komunitas dan bergerak di bidang dunia perpopokan! Hihihiii, rada nggak enak yah didengernya, dunia perpopokan. Eits, tapi jangan salah lho. Pergerakan mereka oke punya. Ikutin cerita saya bersama pengelola MPK saat bertemu di acara Kompasianival, Sabtu (17/11/2012), di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta.

Adalah Sitha Puspita, dedengkot Milis Popok Kain (MPK). Awalnya, Sitha bersama 10-20 teman-temannya membuka obrolan tentang kekhawatiran mereka atas dampak penggunaan pospak. Nah, pernah nggak terbayang dalam benak Anda atas bahaya ini? Mu…